文章
  • 文章
国际

Apakah GP Jerman akan menjadi balapan terakhir Rio Haryanto?

2016年7月30日下午7:19发布
2016年7月30日下午7:19更新

KARIR F1。 Pasca bertanding di GP Jerman,nasib pembalap Rio Haryanto masih belum ada kejelasan apakah masih tetap berlaga di F1 atau berakhir。 Foto oleh Diego Azubel / EPA

KARIR F1。 Pasca bertanding di GP Jerman,nasib pembalap Rio Haryanto masih belum ada kejelasan apakah masih tetap berlaga di F1 atau berakhir。 Foto oleh Diego Azubel / EPA

雅加达,印度尼西亚 - Apakah pembalap Rio Haryanto akan bertahan di ajang balap Formula 1? Ini menjadi pertanyaan yang cukup ramai berseliweran pasca berakhirnya balapan di Grand Prix(GP)Hungari pada Minggu,24 Juli。

Secara mengejutkan jawabannya adalah ya。 Tetapi,jawaban tersebut hanya terhitung有效的hingga akhir balapan GP Jerman yang digelar di sirkuit Hockenheimring pada Ahad nanti。

Meskipun sejak awal musim tim庄园赛车sudah mengumumkan Rio memiliki kontrak penuh satu musim 2016,tetapi dana yang digelontorkan dari赞助商pembalap asal Solo itu belum cukup。 Dari komitmen 15 juta Euro atau setara Rp 219 miliar yang harus dia setor,manajemen Rio baru menyerahkan sekitar 8 juta Euro atau sebesar Rp 117 miliar。 Nominal itu baru cukup menalangi setengah musim atau 11 seri balapan。

GP Jerman yang menjadi seri ke-12 di musim balap F1 2016.Tetapi,tim Manor Racing masih menghadirkan Rio di paddock balapan。 Manajer Rio,Piers Hunnisett berhasil mencari dana tambahan agar bendera merah putih tetap berkibar di grid balapan。

Tetapi,untuk selanjutnya,Hunnisett akan menggunakan jeda musim panas(暑假)balapan F1 selama 3 minggu demi mencari tambahan dana sebesar 7 juta Euro atau setara Rp 102 miliar。 Permasalahannya,seberapa pun menantang fisik para pembalap,F1 tetaplah sebuah bisnis。

Balapan yang masih dianggap sebagai topn of motosport ini hanya diisi oleh pembalap-pembalap terseleksi yang bisa berkompetisi di dalamnya。 Tidak hanya sekedar mengantongi superlicense,tetapi juga mengantongi赞助商bernilai jutaan dollar agar mampu bertahan。

Dukungan dari mantan pembalap F1

Ketika ditanya mengenai kelanjutan karirnya di F1 jelang balapan di GP Jerman,Rio memilih untuk lebih fokus pada balapan di Hockenheimring dan menghindari segala spekulasi terkait。 Mantan pembalap F1,Anthony Davidson dan komentator balapan di SkySports,David Croft bahkan memberikan dukungan terhadap keputusan Rio itu。

“Ketidakpastian dari situasi ini tidak membantu Rio Haryanto untuk fokus pada pekerjaan utamanya,yakni membawa mobil Manor sekencang mungkin(di GP Jerman),”ujar Croft。

Sementara,Davidson menyebut bukan sebuah rahasia lagi jika pembalap-pembalap di barisan belakang membawa uang untuk bisa membalap di F1。

“Tetapi,bukan berarti mereka tidak cukup bagus untuk pekerjaan mereka.Beberapa pembalap hebat di masa lalu pun(juga)membawa uang dan memperpanjang karir di F1 untuk mencapai hal-hal besar,”katanya。

Sayangnya bagi Rio,Davidson melanjutkan,jika uangnya habis di tengah musim,maka dia akan kehilangan pekerjaan。 Sementara,ada banyak pembalap lain yang bisa membeli kursinya dengan mudah。

Davidson dulu pernah merasakan pengalaman yang hampir sama ketika membalap bersama tim Super Aguri。 Tim itu akhirnya bubar di tahun 2008 lalu。

“Anda tahu,membalap di bawah tekanan pada setiap balapan sambil berpikir apakah ini akan menjadi(balapan)yang terakhir?Situasi saya agak berbeda,tetapi saya bisa berempati kepadanya dalam banyak hal.Pembalap harus melalui situasi ini,mencoba tetap fokus dan mendapatkan performa terbaik dari mobil untuk tim,“kata Davidson。

Sulit kalahkan Pascal Wehrlein

REKAN SATU TIM。 Rekan satu tim merupakan rival pertama yang harus dikalahkan sebelum melirik rival di tim lain。 Sejauh ini,Rio masih belum bisa mengalahkan Pascal。 Foto oleh Srdjan Suki / EPA

REKAN SATU TIM。 Rekan satu tim merupakan rival pertama yang harus dikalahkan sebelum melirik rival di tim lain。 Sejauh ini,Rio masih belum bisa mengalahkan Pascal。 Foto oleh Srdjan Suki / EPA

Rio Haryanto pernah mengakui bahwa rekan satu timnya,Pascal Wehrlein merupakan benchmark yang baik baginya selama membalap。 Tetapi,semua pembalap F1 memahami rekan satu tim adalah rival pertama yang harus mereka kalahkan sebelum melihat rival dari tim lainnya。

Berdasarkan评价11系列,keduanya hanya terpaut satu poin kejuaraan。 Mungkin terlihat begitu kecil,tetapi untuk bisa finis di posisi 10 besar dan mendulang satu poin merupakan capaian hebat bagi tim Manor Racing。

Walau kalah poin,tetapi Rio tak selalu berada di belakang rekan satu timnya。 Sebagai contoh,pada GP Australia,dia berhasil mencetak hasil kualifikasi satu posisi lebih baik dari Wehrlein。 Begitu pula di GP中国,GP摩纳哥,GP巴库丹GP Inggris。

Balapan di GP巴库menjadi亮点karir balapan Rio hingga saat ini。 Di sana,pembalap berusia 23 tahun itu berhasil mencetak posisi grid balap terbaiknya di P16。 Pada saat itu,Rio hanya terpaut kurang dari 0,2 detik untuk masuk ke sesi kualifikasi kedua。

Sayangnya,untuk hasil balapan,Rio harus mengakui kehebatan Wehrlein。 大卫克罗夫特menilai tidak mudah bagi里约。 Sebab,walau sudah menempel Wehrlein di kualifikasi,tetapi di balapan manapun,Rio belum berhasil mengalahkan rekan satu timnya。

Berdasarkan posisi terakhir di klasemen poin kejuaraan pembalap,Rio berada di posisi ke-23。 Sementara,Wehrlein duduk di posisi 17。

Rencana manajemen里约

RIO必须继续? Akankah Rio Haryanto menyelesaikan balapan di Formula 1 selama satu musim penuh? Foto dari Facebook / RioHaryanto

RIO必须继续? Akankah Rio Haryanto menyelesaikan balapan di Formula 1 selama satu musim penuh? Foto dari Facebook / RioHaryanto

Tidak dipungkiri gebrakan Rio terjun ke F1 telah membawa aura baru nama olahraga F1 di Indonesia。 Kebanyakan masyarakat Indonesia yang dulu mengasosiasikan kata F1 dengan“Ferrari”atau“Michael Schumacher”,kini memiliki asosiasi baru yang bisa diucapkan dengan penuh kebanggaan。

Sirkuit Hockenheimring akan menjadi pertaruhan besar,tidak hanya bagi Rio tetapi juga untuk Indonesia。 Rio harus berusaha semaksimal mungkin untuk mencetak hasil terbaik di balapan pada Minggu,31 Juli。 Tujuannya agar bisa meningkatkan“posisi jualnya”di mata para calon投资者baru。

Ini juga menjadi tantangan bagi Pemerintah Indonesia dalam hal persiapan dana dan mempertahankan Rio di turnamen F1。 Manajer Rio,Piers Hunnisett sempat mengabarkan bahwa ada beberapa calon赞助商dari negara lain yang ingin mendukung karir Rio。 Tetapi,dia mengatakan赞助商dari Indonesia masih menjadi prioritas utama。

Harapan terbaiknya,Rio masih bisa melanjutkan balapan hingga di akhir musim yakni di GP Abu Dhabi pada tanggal 11月25日至27日mendatang。 Tetapi,jika manajemen Rio gagal untuk mendapatkan dana tambahan,maka tidak ada salahnya jika Rio mengambil jeda sementara dengan mencari peluang sebagai test driver di tim papan tengah atau pun papan atas。 Dia juga bisa mengikuti balapan di seri lainnya demi bisa menambah jam terbang membalapnya。

Cukup rasional bagi Rio untuk kembali belajar terlebih dahulu dari tim dengan fasilitas riset dan teknologi yang lebih mapan。 Apalagi melihat perubahan regulasi balap F1 yang akan berubah cukup signifikan pada tahun depan。

Apapun keputusan yang diambil oleh tim Manor Racing nantinya,dipastikan akan menjadi pembelajaran berharga。 Tidak hanya untuk Rio,namun juga untuk Indonesia,dan para pecinta balapan F1。

Kombinasi keahlian membalap dan dukungan manajemen dalam kesiapan finansial menjadi harmoni penting demi keberlanjutan karir di olahraga tercepat di dunia ini。 - Rappler.com